Jakarta, Beritakoperasi – Pemerintah menargetkan pembentukan 70.000 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. Koperasi ini dibangun sebagai upaya memperkuat ekonomi rakyat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Yakobus Jano, Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air menyebut program ini merupakan langkah Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kemajuan negara melalui ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, gagasan ini sejalan dengan konsep yang tertuang dalam buku The Prabowo Mind, The New Economy 5.0 Manifesto.
“Presiden Prabowo memberikan penekanan yang paling kuat suatu bangsa adalah kemajuan bangsa itu sendiri, sehingga bangsa Indonesia ingin aman dan kuat maka ekonomi rakyatlah yang menjadi kunci suksesnya,” kata Yakobus dalam wawancara daring, Jumat (14/3/2025).
Dalam buku tersebut, terdapat tiga kata kunci yaitu keberlanjutan, kedaulatan dan kemakmuran. Yakobus mengatakan bahwa ketiga kata kunci tersebut tidak dapat dipisahkan.
Dijelaskannya, keberlanjutan memiliki arti proses pembangunan yang dilakukan saat ini adalah kunci kemajuan bangsa. Kedaulatan adalah jati diri bangsa Indonesia yang kuat dalam pertahanan keamanan dari semua aspek.
Sementara itu, Kemakmuran artinya kunci sukses menuju masyarakat Indonesia sejahtera.
Menurutnya, rencana pemerintah membangun 70 ribu Koperasi Desa Merah Putih merupakan program yang wajar untuk mensejahterakan rakyat pedesaan. Program ini sekaligus dinilai menjawab program pemerintah lain, seperti ketahanan pangan, energi dan makan bergizi gratis.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memprioritaskan empat program pada tahun 2025. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri (Wamen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo.
Keempat program itu, antara lain swasembada pangan, perumahan rakyat, pengentasan kemiskinan, serta hilirisasi dan transisi energi.
“Dalam dua bulan terakhir Pemerintah Prabowo mendorong terus percepatan dalam beberapa program. Memang ada 4 area yang akan kita dorong cepat di periode setahun ke depan. Yang pertama terkait swasembada pangan, kedua perumahan rakyat kemudian terkait pengentasan kemiskinan, kemudian terkait hilirisasi dan transisi energi,” kata Tiko dalam acara Rapimnas Kadin 2024, di Hotel Mulia Jakarta, Minggu (1/12/2024).
Lebih lanjut, Yakobus menyebut program-program pemerintah tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mendorong Indonesia Emas 2045.
“Target yang ingin dicapai pemerintah adalah kemakmuran yang merata dan keadilan menuju Indonesia Emas 2025,” tuturnya. (IT/Beritakoperasi)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.