Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Catatan Sularto Untuk Almarhum Prof Drs Rubijanto Misman : Foto yang saya pajang sebagai pembuka artikel ini adalah foto terakhir Beliau di Profil WA Almarhum. Foto yang melukiskan banyak hal. Bagi kami di Koperma, Prof Rubi adalah Bapak, semoga kami anak-anaknya selalu dapat memberikan amal jariyah dengan doa yang baik pada setiap kesempatan.

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

 

Beritakoperasi, Jakarta – Selasa,14/9) pukul 06.42 WIB, Mas Suroto berkirim pesan di Grup WA KBUMP (Koperasi Bina Usaha Mandiri Profesional), Koperasi yang dibina oleh Almarhum Prof Rubi  yang mengelola Swalayan Boersa Kampus. Ya sejak 1 Oktober 1999, Beliau membina kami dari awal mendirikan swalayan yang akhirnya menjadi salah satu ikon Purwokerto atau lebih tepat menjadi salah satu identitas di kawasan Kampus Unsoed.

Kembali ke pesan Mas Suroto di pukul 06.42 WIB,  

[14/9 06.42] Suroto: Mohon doa teman2, Prof Rubi masuk RS Geriyatri pagi ini. Semoga segera sembuh dan pulih kembali

[14/9 06.43] Sularto: Al Fatihah. Semoga lekas baik

[14/9 07.48] Dr Tedy Dirhamsyah: Aamiin Yaa Rabbalalamiin

[14/9 08.22] Saleh: Syafahullah syifaan ajilan, syifaan la yughodiru ba'dahu saqaman.

[14/9 08.37] Mas Arsad: Aamiin Ya Robbal 'Alamiin..sembuhkanlah ya Allah...

[14/9 14.56] Dr Tedy Dirhamsyah: Innalillaahi wa innaa ilaihi rojiun.

Kami turut berduka atas meninggalnya Prof. Rubiyanto Misman  di RS MS Purwokerto pada Jam 14.30.  Semoga almarhum husnul khotimah, diterima iman Islamnya, dan diberi tempat yg mulia disisi Allah SWT, Aamiin Yaa Rabbalalamiin

[14/9 14.57] Sularto: Innalilahi wa innailaihi rojiun..Al Fatihah ����

[14/9 14.58] Sugeng B: Innallillahi wa inna illaihi rojiun. Al Fatihah.... semoga Surga untukmu Bapak kita semua ��

[14/9 14.59] Mas Arsad: Ya Allah Prof Ruby..baru 2 sabtu lalu saya bareng saat pemakaman Jendral soenarto..beliau memegang tangan saya saat menuruni tangga makam pahlawan..semoga Allah menempatkan di sisi yg mulai..Aamiin

[14/9 14.59] Sularto: Aamiin YRA ��

[14/9 15.03] Suroto: Ya Alloh Ya Rabb

[14/9 15.04] Budi Hermawan: INNALILLAHI WA INNAILAIHI ROJI'UN...semoga ALMARHUM HUSNUL KHOTIMAH...amiin Ya Robbal 'Alamiin����

 

Tulisan ini saya mulai pukul 00.00 menuju Hari Rabu, 15/9, saya baru sempat menuliskan ini karena hari ini aktifitas begitu padat. Saya harus menyiapkan acara vaksinasi massal di Cikupa Tangerang untuk 1000 peserta yang besok akan dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dan Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar.

 

Kembali saya  sampaikan:

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

"Sesungguhnya kami berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya."

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

 

"Ya Allah, ampunilah ia, kasihilah ia, berilah ia kekuatan, maafkanlah ia, dan tempatkanlah di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburannya, mandikan ia dengan air salju dan air es. Bersihkan ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju putih dari kotoran, berilah ganti rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah ganti keluarga (atau istri di surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan ia ke surga, jagalah ia dari siksa kubur dan neraka." (HR. Muslim).

 

Hubungan saya dengan almarhum terbilang dekat,  sejak saya menjadi Ketua Umum Koperma tahun 1997/1998, Beliaulah Rektornya saat itu. Hampir setiap tahun laporan BK Swalayan, saya pun bertemu dengan Beliau. Tidak jarang saya yang membawakan acara dan selalu memberikan kesempatan Beliau kesempatan untuk memberikan arahan kepada kami yang muda-muda.

 

Saya juga mengenal dekat Mas Mommy anak pertama Beliau, dan dalam berbagai kesempatan bertanya tentang kabar dan kesehatan Beliau.

 

Pertemuan terakhir saya dengan Beliau adalah saat berkunjung bersama Mas Tedy (Dr Tedy Dirhamsyah) dalam rangka silaturahmi anak dan Bapak. Kegiatan ini juga sering saya lakukan, Prof Rubi begitu Beliau sering saya sebut merupakan sosok guru bagi saya. Guru yang abadi karena inspirasinya.

 

Dalam berbagai kesempatan saya sering menyapa melalui WA, sebelum Almarhum Pak Subiakto (Mantan Menkop) meninggal, saya juga komunikasi dengan Beliau, waktu itu almarhum Pak Biakto yang merupakan teman kecil Beliau menjadi pembicara di Koperasi BMI (tempat aktifitas saya sekarang).

 

Prof Rubi bagi kami pegiat Koperma (Koperasi Mahasiswa) yang saat ini bertransformasi menjadi Kopkun, adalah sosok yang sulit tergantikan.

 

Melukiskan sosok Prof Rubi adalah pribadi yang cerdas, energik dan optimis. Barangkali banyak yang bisa saya gambarkan dari kepribadian Beliau. Tetapi 3 kata ini sangat mewakili Beliau. Bahkan hampir semua aktifis Unsoed tidak ada yang tidak memberi kesan seperti yang saya gambarkan ini.

 

Foto yang saya pajang di atas (foto pembuka  artikel ini) adalah foto terakhir Beliau di Profil WA Almarhum. Foto yang melukiskan banyak hal. Bagi kami di Koperma, Prof Rubi adalah Bapak, semoga kami anak-anaknya selalu dapat memberikan amal jariyah  dengan doa yang baik pada setiap kesempatan.

 

Selamat jalan Prof Rubi, engkaulah Sang Guru yang memberikan inspirasi bagi banyak orang. Ini saja tentu menjadi amal baik yang tidak terputus. Selamat jalan, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi! Insyallah Surga menantimu.

Saya Sularto, Ketua Umum Koperasi Mahasiswa Unsoed 1997/1998 memberikan kesaksian Beliau adalah orang sangat baik. (Diah/Beritakoperasi)