Jaga Diri Dari Perbuatan Tercela

Pembaca berita koperasi yang berbahagia, tema kita kali ini adalah menjaga diri dari perbuatan tercela. Perbuatan tercela berarti jauh dari apa yang disebut akhlakul karimah. Al-Quran menetapkan bahwa akhlak tidak terlepas dari aqidah dan syariah, keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Hal ini dapat dilihat dari surat Al-Baqarah (2): 177

Jaga Diri Dari Perbuatan Tercela

Tauziah Kamis Pagi, 9 September 2021 | 1 Shafar 1443 H

 

Beritakoperasi, Jakarta – Pembaca berita koperasi yang berbahagia, tema kita kali ini adalah menjaga diri dari perbuatan tercela. Perbuatan tercela berarti jauh dari apa yang disebut akhlakul karimah. Al-Quran menetapkan bahwa akhlak tidak terlepas dari aqidah dan syariah, keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Hal ini dapat dilihat dari surat Al-Baqarah (2): 177,


۞ لَيْسَ الْبِرَّاَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَ ۚ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۙ وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِۚ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ ۚ وَالْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عَاهَدُوْا ۚ وَالصّٰبِرِيْنَ فِى الْبَأْسَاۤءِ وَالضَّرَّاۤءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ

Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan memerdekakan hamba sahaya, mendirikan salat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan, dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

Ayat al-Quran  di atas menjelaskan bahwa iman kepada Allah  SWT. adalah merupakan dasar dari kebajikan. Kenyataan ini tidak akan pernah terbukti, kecuali jika iman tersebut telah meresap di dalam jiwa dan ke seluruh pembuluh nadi yang disertai dengan sikap khusyuʾ, tenang, taat, patuh, dan hatinya tidak akan meledak-ledak lantaran mendapatkan kenikmatan, dan tidak putus asa ketika ditimpa musibah. Orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah SWT. hanya mau tunduk dan taat kepada Allah Swt. dan syariat-syariat-Nya.

Orang yang tidak bisa tunduk dan taat kepada Allah SWT dan syariat-syariat-Nya bisa dipastikan akan tergelincir pada perbuatan tercela. Baik tercela di hadapan Allah dan tercela di hadapan manusia.

Islam mengatur tolok ukur berakhlak adalah berdasarkan ketentuan Allah dan Rasul-Nya. Oleh karena itu, apa yang dipandang baik oleh Allah dan Rasul-Nya, pasti baik dalam esensinya. Begitu pula sebaliknya, tidak mungkin Dia menilai kepalsuan sebagai kelakuan baik, karena kepalsuan esensinya pasti buruk. Selain itu Allah selalu memperagakan kebaikan, bahkan Dia memiliki sifat yang terpuji, seperti al-Quran surat Thaha (20): 8 menjelaskan: “(Dialah) Allah, tiada Tuhan selain Dia, Dia mempunyai sifat-sifat yang terpuji (al-Asmȃˋ al-Husnȃ).” Demikian juga Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh imam Ahmad meriwayatkan Aisyah ketika ditanya tentang akhlak Rasulullah Saw., beliau menjawab: “Akhlak Nabi Saw. adalah al-Quran.”

Agar tidak tergelincir pada perbuatan tercela misalnya korupsi, mencuri, menghina dan berbagai macam perbuatan tercela lainnya kita harus tunduk dan taat akan perintah Allah SWT. Kita harus tahu membedakan mana yang hak dan batil dan mana yang halal mana haram. Mari menghindari perbuatan tercela dengan ukuran  ketentuan Allah dan Rasul-Nya.

 

 (Diah/Beritakoperasi.com)

Salurkan infak/sedekah anda melalui rekening Koperasi Arbain Wukir Jalanidhi (Koperasi AWJ), no rekening Bank BRI 114501003402539, atau hubungi Info Layanan Koperasi AWJ pada nomor WA 081977815855.

Tim Tauziah Pagi :

  1. Haiban Hadjid, SP
  2. Sukatno, S.Ikom, M.Si
  3. Darul Mahbar, SE
  4. Laman Utomo, SE, MM
  5. Dr Marjuki Al Jawiy
  6. Dr Teddy Dirhamsyah
  7. Ocko Sunarko, Prawirodirejo, SH, MH
  8. Ilham Nasai, S.Sos
  9. Sularto, SE